Bimbingan Teknis  Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan Lembaga Desa (BPD) dalam Rangka Penyusunan Perdes APBDes Tahun Anggaran 2018 bagi Desa-desa se-Kecamatan Sukodono

Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan Lembaga Desa (BPD) dalam Rangka Penyusunan Perdes APBDes Tahun Anggaran 2018 bagi Desa-desa se-Kecamatan Sukodono

By Admin - Sabtu, 09 Desember 2017 / 11:48:02 In News

SUKODONO (sukodono.sidoarjokab.go.id) - Pemerintah Desa se-Kecamatan Sukodono menggelar Bimbingan Teknis  (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan Lembaga Desa (BPD) dalam Rangka Penyusunan Perdes APBDes Tahun Anggaran 2018 bagi Desa-desa se-Kecamatan Sukodono.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Kecamatan Sukodono ini dibuka langsung oleh Camat Sukodono (M. Ainur Rahman, AP.M.Si.) yang sekaligus sebagai narasumber beserta 2 (dua) orang Pejabat Kecamatan Sukodono dan 3 (tiga) orang staf Kecamatan Sukodono sebagai pendamping teknis pelaksana kegiatan.

Hasil produk hukum desa dari bimtek penyusunan Perdes APBDes TA 2018 kali ini nantinya diharuskan segera terupload ke dalam aplikasi SISKEUDES dan Web Desa. Acara ini dilaksanakan selama tiga hari dimulai hari Jum’at sampai dengan Minggu tanggal 8 - 10 Desember 2017.

Peserta yang mengikuti kegiatan Bimtek ini berjumlah 133 (seratus tiga puluh tiga) orang dari 19 (sembilan belas) Desa yang terdiri dari Seluruh Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, dan Operator Desa serta 3 (tiga) Anggota BPD. Hari pertama seluruh peserta masuk dalam satu ruangan untuk mengikuti acara pembukaan dan dilanjutkan dengan materi pertama. Hari kedua peserta dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, dan BPD melakukan paparan satu-per satu hasil RAPBDes TA 2018 yang sudah dirancang sebelumnya, sedangkan untuk Operator Desa berada di ruangan yang berbeda melakukan upload dan update data dalam aplikasi SISKEUDES dan Web Desa. Pada saat pemaparan RAPBDes TA 2018 didampingi langsung oleh Bapak Camat Sukodono dan Kasubag Perencanaan Kecamatan Sukodono, sedangkan para Operator Desa didampingi oleh Kasubag perencanaan beserta 1 (satu) orang staf pendamping teknis. Pada hari terakhir diberikan materi evaluasi hasil paparan RAPBDes TA 2018 serta evaluasi peyelenggaraan pemerintahan desa di tahun 2017, kemudian dilanjutkan dengan acara penutupan.

Sementara itu dalam sambutannya pada pembukan acara, Camat Sukodono di depan peserta bimtek menyatakan lahirnya UU no 6 tahun 2014 tentang Desa, telah memberikan suatu penghargaan bagi daerah khususnya desa untuk dapat mempercepat pembangunan pada tingkat desa.

"Hal ini menunjukan keseriusan pemerintah untuk membangun dari pinggiran (Nawacita), dimana paradigma baru penyelenggaraan pemerintahan desa adalah lebih menekankan pada prinsip partisipasi dan pemberdayaan masyarakat yang mengandung makna, Penyelenggara Pemerintah Desa harus mampu mewujudkan peran aktif masyarakat yang bertujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya

"Pengelolaan keuangan desa perlu menjadi perhatian penting bagi Pemerintahan Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten, mengingat kucuran dana yang diluncurkan kepada desa cukup besar dan setiap tahun mengalami peningkatan. Solusinya agar tata kelola keuangan desa lebih berkualitas dan tertib administrasi, pengelolaan keuangan desa sudah harus berbasis IT, yaitu melalui aplikasi SISKEUDES," jelasnya

Pengelolaan keuangan desa harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, partisipatif, serta dilakukan dengan tertib dan displin anggaran, dan Beliau mengharapkan dengan diadakannya bimtek kali ini pengelolaan dana desa di Kabupaten Sidoarjo yang sumber pendapatannya antara lain meliputi dana desa, alokasi dana desa, bantuan keuangan dari Provinsi, bantuan keuangan kabupaten, dan bagi hasil pajak/retribusi dari kabupaten, dan penghasilan asli desa, dapat terselenggara dengan baik dan terhindar dari penyimpangan atau penyalahgunaan. Terkait dengan hal tersebut di atas, Pemerintah Kecamatan Sukodono telah meyediakan Web bagi masing-masing desa dan aplikasi SISKEUDES dari Kabupaten. Bila penhelolaan keuangan desa ini sudah berbasis IT, maka akan mudah untuk mewujudkan trasnparansi pengelolaan keuangan desa.

Camat Sukodono meminta seluruh peserta bimtek agar serius, tekun, dan penuh semangat mengikuti bimtek kali ini, dan beliau menegaskan," Jangan sampai para Kepala Desa dan Aparat Desa terbawa ke ranah hukum disebabkan terjadinya kesalahan dalam pengelolaan keuangan desa. Mari kita jaga nama baik Kabupaten Sidoarjo," tambahnya. 

Disampaikan juga dalam kesempatan tersebut, bahwa "Dengan disahkannya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dimana Desa diberikan kesempatan yang besar untuk mengurus tata kelola pemerintahannya sendiri serta melaksanakan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Desa," jelasnya.

"Besarnya dana harus dikelola, jangan sampai menjadi bencana khususnya bagi aparatur pemerintah desa. Fenomena pejabat daerah yang tersangkut kasus hukum jangan sampai terjadi dalam skala pemerintahan desa. Oleh karena itu Pemdes harus bisa terapkan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa," harapnya.

Di akhir sambutannya, Camat Sukdono berpesan kepada seluruh peserta agar menyiapkan materi paparan RAPBDes 2018 untuk kegitan besok pagi di hari kedua.

 

TERBARU
View All News
© 2018 Sukodono,